Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘engineer’

This site content move to www.belajarplc.co.nr. Silahkan Dicek.. dijamin situsnya keren.

Read Full Post »

Kini persaingan Industri semakin meningkat, efesiensi produksi umumnya dianggap sebagai kunci untuk sukses. Efesiensi produksi peliputi area yang luas seperti :

  1. Kecepatan dimanan peralatan produksi dan line produksi dapat di set untuk membuat suatu produk.
  2. Menurunkan biaya material dan upah kerja dari suatu produksi.
  3. Meningkatkan kualitas dan menurunkan reject.
  4. Meminimalkan downtime dari mesin produksi.
  5. Biaya perawatan produksi murah.

Programable Controller memenuhi kebanyakan dari persyaratan diatas dan merupakan salah satu kunci dalam meningkatkan efesiensi produksi dalam industri.

Secara traditional, otomatisasi hanya diterapkan untuk suatu tipe produksi dengan volume yang tinggi. Tetapi kebutuhan ini menuntut otomatisasi dari bermacam-macam produk dalam jumlah sedang, sebagaimana untuk mencapai produktivitas keseluruhan yang lebih tinggi dan memerlukan investasi minimum dalam pabrik dan peralatan.

Sistem Manufaktur Luwes (Fleksible Manufacturing System = FMS) menjawab kebutuhan ini. Sistem ini mencakup peralatan otomatik seperti mesin NC, robot industri, transport otomatik dan produksi yang terkontrol komputer Programable Controller akan banyak dijumpai dalam perlatan industri semacam ini.

Apa yang dapat dikerjakan oleh PLC (Programable Logic Controller)
  1. Kontrol Urutan.
    1. Pengganti relay kontrol logik konvensional.
    2. Pengganti Timer dan Counter.
    3. Pengganti Pengontrol Card P. C. B card.
    4. Pengganti Mesin kontrol Auto/ Semi Auto / Manual dan Proses-proses.
  2. Kontrol Yang Canggih.
    1. Penanganan Operasi Aritmatika ( + , – , x , / ).
    2. Penanganan Informasi.<;;/li>
    3. Penanganan Kontrol Analog (Suhu, Tekanan, dll).
    4. Penanganan PID (Proporsional-Integral-Diferensial).<;/li>
    5. Kontrol motor servo.
    6. Kontrol motor stepper.
  3. Kontrol Pengawasan.
      ;

    1. Proses monitor dan alarm.
    2. Monitor dan diagnosa kesalahan.
    3. Antarmuka dengan komputer (RS-232C/RS 422).
    4. Antarmuka Printer/ASCII.
    5. <;li>Jaringan kerja otomatis pabrik.

    6. Local area network.
    7. Wide area network.
Keuntungan dari penggunaan PLC (Programable Logic Controller) dalam otomatisasi.
  1. Waktu implementasi proyek dipersingkat.
  2. Modifikasi lebih mudah tanpa biaya tambahan.
  3. Biaya Proyek dapat dikalkulasi dengan akurat.
  4. Training penguasaan lebih cepat.
  5. Perancangan dengan mudah diubah dengan software, perubahan dan penambahan dapat dilakukan dengan software.
  6. Aplikasi kontrol yang luas.
  7. Maintenance yang mudah. Indkator Input dan Output dengan cepat dan mudah dapat diketahui pada sebuah system. Konfigurasi output dengan tipe relay plug in.
  8. Keandalan tinggi.
  9. Perangkat kontroller standart.
  10. Dapat menerima kondisi lingkungan industri yang berat.
Hal Penting dalam menggunakan PLC (Programable Logic Controller)
  1. Input
    1. Jumlah Input.
    2. Tipe Input.
  2. Output.
    1. Jumlah Output.
    2. Tipe Output.
  3. Memori.
    1. RAM (Random Access Memory).
      Informasi dalam memori ini dapat dibaca dan ditulis.
    2. EPROM (Eraseble Programable Read Only Memory).
      EPROM adalah PROM khusus yang dapat diprogram dengan Eprom Writer.
    3. EEPROM (Electrical Eraseble Programable Read Only Memory).
      Memungkinkan penyimpanan yang permanen sekaligus dapat diubah dengan mudah.
  4. Peripheral.
    1. handheld programing console.
    2. LSS (Ladder Support Software) / SSS ( SYSMAC Support Software).
    3. PROM Writer
Waktu Scan
Proses pembacaan dari input, mengeksekusi program dan memperbaharui output disebut scaning. Waktu scan umumya konstant dan proses sekuensial dari pembacaa status input, mengevaluasi logika kontrol dan memperbaharui ouput. Spesifikasi waktu scan menunjukkan seberapa cepat kontroler dapat bereaksi terhadap input.

Read Full Post »